Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Optimasi dan Memaksimalkan Profil Bio Instagram 2020


Instagram merupakan platform yang sangat digandrungi oleh semua orang di dunia ini dan kebanyakan oleh masyarakat milenial sekarang ini. Mengapa demikian? karena basis dari Instagram adalah tentang visual. Akhirnya, orang lebih suka melihat berupa gambar atau video daripada hanya membaca sebuah tulisan seperti blog ini.

Orang akan lebih terhibur dan memberikan reaksi pada gambar-gambar atau video yang menurut mereka informatif baik bermanfaat ataupun hanya sekadar menghibur.

Oleh karena itu, banyak sekali pebisnis yang memanfaatkan Instagram sebagai katalog untuk produk-produk mereka dan lebih mudah dicari. Oleh karena itu, akun Instagram yang digunakan haruslah menarik dan dioptimasi. Disini saya akan membahas tentang bagaimana mengoptimasi profil Instagram supaya lebih profesional dan dipercaya.

1. Optimasi Foto Profil

Hal penting dan utama orang akan percaya pada bisnis atau akun kalian adalah dengan melihat foto profil yang digunakan. Apakah foto profil kalian bermakna, yang disiapkan dengan baik, atau hanya asal-asalan hasil dari foto selfi atau hanya foto produk tanpa ada pengolahan lebih lanjut.


Akun instagram yang baik adalah memiliki foto profil yang disiapkan dengan baik. Misalnya adalah untuk produk-produk desain ataupun kanal yang menyediakan informasi (channel youtube, edukasi, microblog) bisa memanfaatkan foto logo dari bisnis kalian.

Dengan adanya logo tersebut, maka orang akan lebih yakin dengan apa yang kalian tawarkan sudah disiapkan dengan baik, bahkan logo pun sudah ada. Buatlah logo yang sederhana tetapi ikonik (baik unik dalam warna dan bentuk). Seperti contohnya adalah instagram @tanyautbk dan @markazdesign.


Pilihan kedua adalah dengan menggunakan foto produk kalian atau mungkin bagi yang menawarkan jasa desain dengan hasil desain kalian yang paling baik dan sederhana mengartikan produk kalian. Akan tetapi saran utama adalah dengan menggunakan logo ya.
 

Seperti diatas, secara tidak langsung mana yang kalian sukai? pastinya yang menggunakan logo kan. Karena biasanya yang menggunakan logo itu lebih ke profesional bisnis yang ada niat, sedangkan yang menggunakan foto produk lebih ke personal dan diurusi oleh perorangan.

Jika ingin menggunakan foto bukan logo perhatikan beberapa hal berikut.
  1. Gunakan foto yang beresolusi tinggi dan tidak pecah.
  2. Jangan sampai full memenuhi lingkaran foto profil.
  3. Gunakan satu tone warna. Misal seperti gambar diatas, menggunakan jilban dan baju dengan tone yang sama sehingga lebih enak dipandang dan soft.
  4. Sebaiknya background menggunakan warna yang kontras (kuning, putih, atau yang lainnya) sehingga lebih fokus ke produknya bukan ke backgroundnya.
  5. Lakukan editing jika diperlukan.

2. Optimasi Nama dan Username

Kedua, perhatikan baik-baik Nama akun dan Username yang kalian gunakan. Hal pertama yang paling penting adalah username atau nama pengguna yang biasanya diikuti dengan @ (at) ya.


Optimasi Username

a. Putuskan Nama Pengguna (username) yang pasti

Saat memilih username yang digunakan, pastikan sudah direncakan sejak awal dan jangan sampai ada pikiran untuk dirubah. Mengapa demikian? karena username yang berganti-ganti menandakan akun kalian di-build dengan tidak sungguh-sungguh. 

Biasanya perubahan username ini dapat dilihat pada about this account oleh follower.


Buat kalian para follower, perhatikan diatas ya. Apabila akun bisnis kalian kok sering gonta-ganti username maka bisa dipikir ulang apakah sejak awal akun tersebut buat jualan produk tersebut atau gonta ganti produk.

Jika former usernames Nol (0) maka dipastika akun tersebut benar-benar disiapkan untuk bisnis tersebut dan lebih dapat dipercaya. Apabila jumlahnya lebih dari 3 dan usernamenya beda-beda boleh berfikir lebih ya. Bisa jadi dia hanya beli dari akun instagram yang sudah banyak followernya dan kemudian diganti usernamenya untuk jualan baru.

Jika akun tersebut menyembunyikan about this account, ya hmm gimana ya.
 b. Gunakan keyword pada username

Perhatikan gambar dibawah ini, hal ini menunjukkan bahwa kebanyakan orang pada saat search di Instagram pertama kali adalah bukan brandnya akan tetapi lebih ke produknya (kecuali brand-brand yang sudah terkenal lo ya).


Buat kalian yang ingin merintis, sebaiknya username mengandung keyword tentang produk kalian dan brand kalian. Misalnya, seperti gambar diatas, jika ingin jualan hijab maka pakai keyword "hijab" untuk username dan ditambahi dengan brand atau nama toko "lozy". Maka, usernamenya adalah "lozyhijab".

Apabila kalian basisnya di desain grafis dan memiliki nama Cakyus, maka username bisa menggunakan naman cakyusdesain atau cakyusdesign tergantung target negara lokal atau internasional. Jika desain UI/UX bisa dengan nama cakyusuidesign.
Sebaiknya hindari penggunaan underscore, apalagi yang dilatakkan di depan atau paling belakang, akan mengurangi tingkat kepercayaan. Serta jangan gunakan angka ya kecuali produk kalian unik di angka seperti Bakpia Pathuk 25 atau BNI46 

Optimasi Nama Akun Instagram 

Nah prinsip dari optimasi Nama Akun Instagram ini sama seperti pada username karena penggunaanya sama. Akan tetapi, bisa ditambakan dengan regional atau wilayah kerja supaya lebih terkonsentrasi.
Misalnya kalian jualan hijab dan Mukena dengan nama toko Zyn dan melayani wilayah Madiun sekitarnya, kalian bisa dengan membuat nama akun "Zyn Hijab & Mukena Madiun", sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya seperti Ngawi, Magetan, dan Ponorogo akan lebih prefer ke lokasi yang dekat dengan mereka tinggal. 

Hal ini terkait dengan pelayanan yang cepat, ongkos kirim, teknis pengiriman (biasanya lebih suka Cash on Delivery/COD) dan mudah apabila melakukan komplain. Apalagi kalian baru buka bisnis, kecuali kalau sudah lama bisnisnya di Instagram tidak masalah tidak menggunakan regional yang dilayani.

3. Optimasi Biodata

Perhatikan kedua gambar akun berikut ini, walaupun produknya berbeda tetapi  bisa buat membedakan nantinya dengan mudah.


Pertama, Gojek menggunakan deskripsi di biodata yang bahkan tidak menuliskan layanan yang ditawarkan apa malah membahas tentang logo baru. Kenapa? karena mereka bukan lagi untuk mengenalkan produk yang mereka jual karena semua orang sudah tau dan terkenal.

Kedua, di Mypoli.id yang yang menjual tentang Kaos (dapat dilihat pada nama akunnya) dan menjual kaos high quality dengan bahan 100 premium cotton. Mereka menjelaskan secara detail, kenapa? Karena mereka paham bahwa tidak semua orang tau tentang mypoly.id itu apa. Oleh karena itu dijelaskan di biodata.

Pada biodata yang baik untuk pembukaan bisnis adalah sebagai berikut.
  • Mendeskripsikan apa yang kalian jual
  • Kelebihan produk kalian (bahannya 100% cotton misalnya)
  • Memberikan kontak yang bisa dihubungi
  • Link untuk order (bisa menggunakan website atau dihubungkan langsung ke whatsapp bisnis).
  • Jangan banyak kata yang penting rapi.
Bagaimana sih membuat link supaya ketika konsumen klik langsung menuju ke kontak whatsapp kita kalau kita tidak punya website? 
Silakan membuat link : https://wa.me/6281234567xxx   dengan menggati nomor 6281xxx dengan nomor anda. Jadi, 62 pengganti 0 pada nomor telepon anda. Jika nomor anda 0856788xx maka nulisnya nanti 62856788xx 
Setelah itu edit di edit profil -> website . Ganti website dengan link whatsapp yang telah kalian buat.


4. Optimasi Sorotan atau Highlight


Instagram memberikan fitur highlight yang bertujuan untuk pengguna supaya dapat memberikan informasi terpenting pada akunnya (pinned post) yang dimasukkan dalam sorotan dan sifatnya adalah jangka panjang.

Beberapa highlight yang perlu dibuat untuk meningkatkan rasa percaya adalah 
  1. QnA (Tanya Jawab Masalah)
  2. Pembayaran
  3. Produk ( Produk yang dijual)
  4. Harga (harga semua produk yang dijual)
  5. Promo
  6. Aduan (bagaimana cara komplain atau tentang disclaimer)
Mungkin sedikit itu tadi yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat dan bisnis kalian bisa berkembang. Amiin.
Mas Yusuf
Mas Yusuf Menyapa saya di : @yusufabdhul

Post a comment for "Cara Optimasi dan Memaksimalkan Profil Bio Instagram 2020"