Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Susahnya Kuliah, Enak Jaman SMA


Cakyus.com - Aku adalah anak SMA yang baru beberapa bulan masuk dunia perkuliahan yang akan sedikit cerita tentang pengalaman yang sedang aku rasain sekarang ini. Entah itu baik atau tidak, hanya ingin berbagi saja.

Aku tak mau menyebut namaku dalam cerita ini, tetapi aku adalah mahasiswa baru di suatu institut ternama di Jawa Timur dengan jurusan yang aku ambil adalah S1 Kimia, Fakultas Sains.

Perjuangan Saat SMA

SMA merupakan masa dimana sebuah perjuangan diukur dari sebuah nilai yang dibandingkan satu teman ke teman yang lain. Bahkan, walaupun tidak ada perangkingan tetap saja sampai dirumah ditanyain ketika nilai jelek oleh orang tua. Tak masalah sih, karena merekalah yang membiayai dan mendidikku sejak lahir dengan setia dan penuh kasih sayang.

Masa SMA dalam perebutan dunia perkuliahan kadang penuh dengan kebingungan, teka-teki dan ambisi untuk mencari jurusan atau hanya sekadar PTN ternama dan elite. Sekolahku dulu waluapun termasuk bukan di kota, sudah menjadi sekolah rujukan se-Jawa Timur bahkan Indonesia. Bukan, masalah bangga SMA, tetapi kegiatan didalamnya tidak sekali membuat beban karena semua dilakukan dengan kesenangan, bahagia, akrab, dan penuh teman.

Sering sambat? ya pastilah ya dengan banyaknya PR dan tugas kelompok. Tapi ya itu juga dilakukan oleh teman lainny. So, ya dinikmati saja karena ada temennya tetapi ingat bahwa sambat karena kemapuan setiap orang berbeda dalam menyelesaikan suatu masalah.

Ulangan Harian 3x sehari udah kek obat aja ya, Intensif belajar sampai sore, dan malamnya bimbel sebagai rutinitas tetap dijalani dengan kenikmatan saja. Demi masa depan terutama kuliah yang diharapkan.

Bayangan Tentang Kuliah


Bayangan awal ketika masih SMA adalah kuliah itu enak karena tidak ada jadwal rutin seperti saat di SMA yang kadang satu mata pelajaran dalam seminggu bisa 2-3 kali.  Selain itu, bisa merasa bebas dari orang tau dimana kita bisa mencari pengalaman baik seluas-luasnya dan belajar untuk mandiri dan manajemen diri, sudah tidak terbatas baik tekanan ataupun pemikiran dalam berpendapat.

Apalagi ditambah kelihatannya kalau lihat mahasiswa itu  mata kuliahnya dikit dan banyak kegiatan diluarnya begitu asyik, serta teman yang banyak dari berbagai daerah.

Memang bayangan ketika SMA mungkin karena terdisrupsi oleh film-film FTV atau cerita indah dan sukses orang-orang yang kuliah. Itulah yang terbayang ketika SMA mengapa pengen sekali kuliah selain itu juga mencari ilmu yang setinggi-tingginya sesuai dengan dukungan orang tua. 

Akhirnya aku bisa kuliah, "Buk, aku kuliah akhir e" (dalam hati yang paling riang)


Pilihan kuliah

Saya dulu ketika masih masa SMA sangat menyukai kimia baik dalam pembelajaran, materi dan penyampaian guru saat mengajar. Menurutku, kimia itu merupkan mata pelajaran yang mungkin bisa dibilang paling mudah diterima dan dipahami tidak seperti kamu diantara semua mantan mata pelajaran yang diambil.

Akhirnya deh saat pendaftaran masuk perguruan tinggi aku memilih jurusan kimia tersebut. Pertama sangat merasa excited apabila kuliah ambil kimia. Nah, pas sudah masuk di duniaperkuliahan-yang bayangannya dulu menarik-menjadi sangat berbeda dan sangat drastis antara kimia SMA dengan apa yang dipejarai kimia di jenjang perkuliahan.

Ternyata oh ternyata, kimia SMA termasuk kimia yg sangat sangat sangat dasar sekali. Kimia dii perkuliahan penjabaran materi dan aplikasinya semakin luas. Ya,  bisa dibayangkans sih kimia dasarnya kuliah itu sama sebanding degan kimia olimpiadenya waktu SMA baik tingkat kabuppaten atau provinsi.

MIRISSS dan ketika itulah saya merasa salah jurusaan, mungkin bisa jadi salah universitas. Lebih parahnya lagi niat hati ambil kimia biar terhindar dari fisika, matematika, dan biologi. Ehh malah semester 1 dan 2 dapat sepaket dong, serasa hidup ini paripurna untuk menjelaskan kesalah jurusannya, rasanya pengen murtad jurusan.

Awal Kuliah dan Rasa Sampai Sekarang


Awal kuliah, aku merasa enjoy karena matkul di semester pertama masih umum, seputar mapel SMA, (keliatannya di jadwal sih gitu, masih tertulis Mat Dasar 1, Fis Dasar 1, Kim Dasar 1, B.Inggris, Pancasila, Agama). Aku mikirnya,  "wihh masih mudah nih dibandingin univ lainn".

Pikiran itu mucul letika belum masuk KBM dan semua itu Out of The Box, beda banget dari pemikiranku awal dimana matkul dasarnya sulit-dong dong, apalagi buku-buku materinya bersumber dari diktat (ibu yang luhur, diktat nya anak teknik) serta campur aduk dong ilmu murninya. Kek tepung dicampur sayuran trus digoreng jadi bakwan atau ote-ote, atau nama lainnya heci.

Kalo bicara tentang tugas, jangann mikir kalo mata kulah dasar itu tugasnya masih kayak SMA, ya. Tolong jangan, hehe. Hanya penekanakan karena itu salah besar. Ya gimana ya emang sih tugasnya dikasih soal dan suruh kerjain di rumah kemudian dikumpulkan pertemuan berikutnya. Tapi eh tapi, masalahnya soalnya itu yg super duper lucu, ya karena sulit (tapi kalo gak sulit ya bukan kuliah dong ya). Usut punya usut, terpaksa saya tiap ada tugas minta jawaban temen, hehe bukan berarti nyontek seluruhnya lo ya, karena prinsip kuliah saya no ambis-ambis club.

"Jadi yaa ws jalani ae, ada tugas kerjakan, ada kuis ya belajar, praktikum ngga pernah absen, pokoknya absensi terisi penuhh, biar dosen yang memutuskan wkwk"

Praktikum

Bicara tentang praktikum nih, beruntunglah kalian yang semasa SMA ada praktikumnya, ya setidaknya bisa pemanasan dikit sebelum kuliah, wkwk. Laporan praktikumnya anak kuliahan itu pertama-tama harus nyari jurnal dulu dengan referensi dan tata penulisan yang ditentukan oleh Asisten Lab (aslab) (biar tau cara menulis daftar pustaka dan sitasi), banyakin deh berdoa, biar nggak dapat aslab yg ribet, wkwk  

Abis itu baru praktek kemudian membuat laporan resminya dan jangan lupa ya, semuanya tulis tangan, belum lagi nanti klo ada revisi duhh.  Harus ngulang dari awal dongg, sia-sia waktu hanya karena praktikum. 

Jam tidur mulai berkurang, usahakan jangan sampei jadi deadliner ya biar jam tidur teratur, wkwk.  Pengalaman aja sih ketika setiap dapat tugas ya dicicil biar nanti pas hari H ngga keteteran seperti keteteran mengikuti permintaanmu ketika kangen. Banyak juga temenku yang H-30 menit belum menyelesaikan laporan resminya.

Duhh calon-calon Aslab, wkwk. Tapi, memang sih yg namanya The Power of Kepepet semua masalah bisa teratasi dlm waktu singkat  (adegan ini hnya dilakukan oleh seorang prof - profesional).


Hati -Hati dgn kata homesick , hal wajar yg terjadi pada maba, homesick datangnya tiba-tiba. Bayangin aja kalian yang biasanya di rumah diurus sama orang tau tetapi dengan tiba-tiba dan tanpa persiapan kalian harus hidup mandiri, sendiri di kos, tanpa ada yg menemani (duh ambyarr), sepi dgn kondisi tugas sedambrekk (banyak), banyak pikiran, rancu, alhasil cuma bisa nangis (dikala hujan sang jomblo dan katak). Mau sambat ke orang tau ya ngrasanya nggak enak ntar malah nambahin pikiran orang rumah, sakittt, rasanya pengen pulang dan nggak pengen kuliah. Kadang muncul melintas saja "gpp gk kuliah yg penting deket sm ortua ". Masa liburan masih lamaa, mau nglakuin apa-apa jd lemes, gk bisa berbuat apa-apa.


Pesan Kepada Adek-adek Emesh


Kesimpulannya memang sih jam kuliah itu waktunya bentar tetapi tugas-tugas nya yg nggak wajar
kalo dibandingkan dgn SMA  Memang jamnya masih lebih teratur kuliah, apalagi klo bisa kupu-kupu (kuliah pulang ). Manfaatkan masa-masa SMA kalian, krn masa SMA adalah masa indah, masa kuliah adl masa susah

Wkwkwk sekian


Aku mungkin perasaanmu sekarang ini dan ini kisah nyata.
Mas Yusuf
Mas Yusuf Menyapa saya di : @yusufabdhul

Post a comment for "Susahnya Kuliah, Enak Jaman SMA"