Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mencari Kekasih Yang Sempurna, Tapi Bukan Segala Hal


Foto pribadi  | Lokasi Kaloran, Temanggung

CAKYUS.COM – Kesempurnaan memang sangat diinginkan oleh setiap manusia walaupun sudah termaktub bahwa Yang Maha Semurna hanya Alloh SWT.

Kesempurnaan bagi manusia bukanlah untuk tidak percaya kepada-Nya atau bahkan sampai menyaingi-Nya. Semua sadar bahwa apa yang kita punyai ini bukan miliki kita tetapi masih saja kita berani untuk bilang “yang kita punyai”.

Kata Mbah Nun, “bahkan ruh kita saja bukan milik kita apalagi hanya sekadar raga yang terlihat oleh mata”.

Sebagai manusia, kita hanya bisa belajar dan terus belajar serta senantiasa bersyukur dan bersabar untuk bisa sempurna. Sempurna yang sejati adalah bagaiaman kita sempurna dihadapan-Nya bukan dihadapan hamba-Nya. Masalah ibadah saja yang kelihatannya rajin dimata manusia belum tentu baik dihadapan-Nya, bukan berarti kita tidak boleh rajin ya.

Nah begitupun masalah kekasih yang menemani kita untuk bersama membangun masa depan yang lebih baik dan sempurna. Sempurna tidak diwujudkan sendiri tetapi sempurna adalah kebersamaan.

Sempurna yang sejati dan penuh keindahan adalah kesempurnaan antara aku dan engkau disana secara paripurna

Tak bisa dipungkiri bahwa setiap orang menginginkan kekasih pendamping yang sempurna baik dari akhlak, agama, kecantikan (ketampanan), harta, dan pendidikannya.

Jika dipikir ulang, bagaimana jika kita mendapatkan yang sesempurnai itu dan bukankan kekasih kita nanti adalah cerminan diri. Seseorang yang ingin mendapatkan yang sempurna maka dirinya harus juga menyempurnakan diri. Mudahnya adalah bagaimana kamu meminta ingin mendapatkan istri seperti Siti Aisyah sedangkan engkau tak sebaik Nabi Muhammad?


-----

Kesempurnaan datang jika dilakukan bersama

Manusia hanyalah butiran pasir yang kecil dan tak terlalu dilihat apabila sendirian. Akan tetapi, jika satu butir ini berkumpul dengan butir yang lain dan jumlahnya banyak maka akan bisa sangat bermanfaat bahkan bisa membangun tempat ibadah yang megah dan kuat atau hanya sekedar gubuk kecil untuk kita sekeluarga yang penuh dengan kedamaian, rahmat dan hidayah-Nya.

Ingat, kesendirian membuat hati dan pikiran tak sempurna

Bukan masalah jomblo atau belum punya kekasih, tetapi terkait dengan kemaslahatan akan sesama. Ide kita bagus dan diterima akan tetapi jika ide tersebut tidak dikoordinasikan dengan orang lain, mungkin ide kita hanya sebagai salah satu contoh dari pasir yang sendirian tadi.

Begitupun masalah kekasih –diriku yang belum punya gebetan—kita terlalu egois untuk mencari kekasih yang sempurna dalam segala hal, padahal kita tercipta atas laki-laki dan perempuan tujuannya untuk saling melengkapi dan menyempurnakan atas hal-hal yang kita butuhkan nanti bahkan yang tidak terbayangkan.

Penyempurnaan setiap hubungan memiliki batasan masing-masing serta memiliki kekhasan yang sangat unik. Itulah kenapa Tuhan menciptakan adanya perbedaan supaya bisa mengetahui akan kesempurnaan.


Indonesia merdeka bukan karena ber-sama tetapi bersatu atas segala perbedaan dengan satu tujuan yaitu merdeka. Aku dan kamu jika bersama dan tak bisa bersatu bagaimana bisa kita memerdekakan rasa cinta ini(?) 

Setiap orang memiliki kesempurnaan masing-masing dan itulah perbedaan untuk selalu disyukuri dan selalu melengkapi satu dengan yang lainnya. Tujuan utama manusia hidup adalah untuk kembali kepada-Nya dengan lebih sempurna daripada sebelumnya dalam hal kebaikan dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Langit terlalu indah untuk dinikmati sendirian apalagi kalau berdua, begitu manis jika dinikmati bersama berdua sampai-sampai kopi malam ini sudah sedingin hati ini yang damai didekatmu dan rasa kopi ini semanis senyummu.

Yusuf Abdhul Azis (@yusufabdhul)



Mas Yusuf
Mas Yusuf Menyapa saya di : @yusufabdhul

Post a comment for "Mencari Kekasih Yang Sempurna, Tapi Bukan Segala Hal"