Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terdapat Etika Dibalik Aturan dalam Kehidupan Sosial dan Pendidikan



Kehidupan berkaitan dengan hubungan diri sendiri dengan Tuhan dan sesama makhluknya khususnya antar manusia.

Etika menurut yang saya ketahui berkaitan dengan “kebiasaan” yang berkiatan dengan benar atau salah suatu perbuatan/perilaku yang berkaitan dengan kesusialaan.

Dalam kehidupan, kita hidup ini tidaklah bebas. Tidak ada yang bebas didunia ini karena semuanya terikat oleh aturan yang telah ditetapkan. Misalnya saja hewan dan tumbuhan, mereka harus mengikuti aturan yang ada berupa siklus rantai makan. Ada dimakan dan memakan sesuai tingkatan rantai makanan. Apalagi manusia yang memiliki unsur pilihan.

Pilihan merupakan hal yang sangat istimewa yang dimiliki oleh manusia, karena pilihan berkaitan dengan “pikiran” diotak dan memadukannya dengan “perasaan" di hati.

Aturan dalam kehidupan manusia ada yang tertulis dan tidak tertulis. Aturan tertulis salah satunya berupa Kitab, yang merupakan tuntunan bagi setiap manusia untuk bertaqwa kepada Tuhannya. Selain itu, terdapat aturan yang dibuat oleh manusia bisa berupa undang-undang, traktat, dll. Sedangkan yang tidak tertulis bersumber dari alam dan kebiasaan (budaya) yang ada disuatu daerah.

Suatu aturan dibuat pastilah terdapat etika yang melatarbelakanginya. Etika disini tidak tertulis tetapi lebih ke pandangan terhadap sesuatu dan dirasakan. Etika lebih dekat dengan adab berperilaku.

Sebuah contoh, semisal kita mengerjakan Tugas Akhir (syarat untuk lulus dari jenjang tertentu) yang aturannya adalah tidak ada plagiasi didalamnya. Akan tetapi, mahasiswa yang mengerjakan hal tersebut meminta bantuan dari pihak ketiga (jasa) untuk mengerjakan. Dalam hal aturan bisa-bisa saja karena tidak ada yang mengetahui hal tersebut dan menjadi rahasia. Benar bukan?

Nah, dengan adanya etika maka hal tersebut tidak beretika dalam pendidikan. Apabila dosen yang mengampu tau bisa jadi tidak lulus dengan sanksi.

Etika bukan hal yang harus dilihatkan, akan tetapi hal yang tidak diketahui oleh orang lain (rahasia) harus mengikutkan etika. Etika lebih ke norma kesusilaan yang sanksinya sebenarnya lebih ke beban moral. Etika berkaitan erat dengan kejujuran.

Sedangkan etika yang berhubungan dengan budaya adalah berkaitan dengan kebiasaan disebuah daerah tersebut. Gampang saja adalah sapaan Jawa Timuran yang menunjukkan keakraban berupa “Jancuk atau Cuk”. 

Kata sapaan tersebut sudah biasa didengar di Jawa Timuran, khususnya Surabaya dan sekitarnya. Sapaan tersebut termasuk kebiasaan dan hanya untuk sesama teman akrab (tidak untuk orang sepuh). Akan tetapi, jika hal tersebut diaplikasikan didaerah misalnya Madiun (kota gadis katanya hehe), bisa jadi gak lumrah dan malah dipikir orang tidak sopan.

Akhirnya ketemu kesopanan juga dalam etika.

Begitu juga kalo suka sama seseorang "Utamakan Kesopanan dan Etika", karena yang yang dilihat pertama kali pasti "rupa" dan lebih dalam ke "Etika dan Adab"


Banyak defisnisi dalam mengartikan Etika, akan tetapi etikalah yang harus selalu dinjunjung tinggi dalam menjalankan aturan yang ada.

“Baik bagimu belum tentu baik diterapkan oleh orang lain, dan baik di daerahmu belum tentu baik diterapkan didaerah yang lain”

Desa Mawa ccara, Negara mawa tata, ateges samben panggonan duwe cara utawa adat dewe-dewe

Orang biasa - Yusuf Abdhul Azis
Mas Yusuf
Mas Yusuf Menyapa saya di : @yusufabdhul

Post a comment for "Terdapat Etika Dibalik Aturan dalam Kehidupan Sosial dan Pendidikan"